Postingan

Komitmen Siswa, Belajar atau Pacaran?

Gambar
“Sebagai seorang-pelajar, siswa atau mahasiwa, apa yang menjadi kiblatmu? Apa yang  menjadi tujuanmu ke sekolah atau kampus? Pikirkan, renungkan, kemudian bertanyalah  pada diri sendiri berapa banyak waktu yang kau gunakan untuk mencapai tujuan itu dan  berapa banyak waktu yang kau sia-siakan untuk mengejar hal-hal lain. Belajar. Ke  sekolah untuk belajar, ke kampus untuk belajar. Bukan untuk pacaran, bukan untuk  berpolitik. Apakah kau one "pointed" (lebih focus dari fokus) terhadap pelajaranmu?  Silakan berkenalan dengan siapa saja, berteman siapa saja, bersahabat dengan siapa  saja, tetapi tidak one "pointed" terhadap apa pun, selain pelajaranmu, tujuanmu ke  sekolah dan ke kampus.” (Anand Krishna, Youth Challenges, hal. 178) Zaman sekarang memang adalah hal yang lumrah sekali jika seorang siswa yang sudah memasuki masa pubertas ingin memiliki pacar atau mulai punya pacar? Tetapi pertanyaannya adalah: Apakah hal itu tepat untuk dilakukannya...

Menambatkan Diri Pada Hyang Berwujud

Gambar
Jangan mengharapkan keabadian dari sesuatu yang tidak abadi, yang selalu berubah-ubah, dari   dunia materi. Segala sesuatu di alam benda ini senantiasa berubah, dari detik demi detik, perubahan telah terjadi tanpa kita sadari. Menyandarkan kehidupan pada sesuatu yang berubah-ubah akan mendatangkan kekecewaan yang luar biasa nantinya. Cara yang paling mudah untuk melampaui alam benda adalah dengan mengikatkan diri secara sadar pada sesuatu yang lebih tinggi, sesuatu yang lebih berharga. Mengikatkan diri secara sadar pada sebuah simbol yang memiliki makna tinggi dan mendalam adalah pilihan tepat selama kita masih memiliki badan fisik. Dalam hidup ini, kita hanya punya 2 pilihan, mau menambatkan hidup pada dunia benda atau menambatkan diri pada dunia spirit, pada jiwatma. Kita harus memillih satu di antara kedua pilihan ini. Pilihan pertama (menambatkan diri pada dunia benda), mungkin awalnya akan sangat menyenangkan tetapi pada akhirnya berujung duka derita yang tak berkesudahan. P...

Voice of Morning Breeze

Gambar
Pagi menyapa dengan sumringah dan tiupan angin pagi berbisik merdu saat aku berjalan-jalan di taman. Dia menghampiriku yang sedang bersenandung bersama tiupan angin dan berkata: “Pagi yang begitu indah, bukan?” Aku hanya tersenyum dan menatapNya dengan lekat, tak ingin melepaskan pandangan mataku dariNya. “Iya, seindah sapaMu di pagi ini. Seindah kerlingan mataMu yang memancar dengan begitu jenaka dan menggoda.” Aku kemudian terduduk di bangku taman dan memejamkan mata, berharap kebersamaan ini tak pernah berakhir. Dia kemudian berbisik merdu di telingaku: “Either you choose to fall or to rise, it’s your personal choice. You are free to choose. Choose wisely.” “Tidak Cintaku, aku tak ingin terjatuh lagi. Aku hanya ingin bangkit dan menujuMu. Bagiku “jatuh” bukanlah sebuah pilihan, bukan sebuah idealisme yang ingin aku jalani. Aku tidak mau terjatuh lagi, aku akan memilih untuk tetap melangkah dan menuju Engkau, tuk kembali dalam dekapkanMu. TanpaMu, aku takkan pernah bisa hid...

Aku MemanggilNya Pavan

Gambar
Aku termenung dalam diam dan menekuri relung diriku, awan pikiran mulai memudar dan tak lagi tampak mengganggu. Deru tiupan angin malam yang terasa menyentuh, teralun merdu di telingaku. Aku tak bisa memikirkan apapun lagi, segala kepedihan itu telah menguap dan sayup-sayup suara terdengar memanggil. “Priya, datang dan mendekatlah!” Aku tidak melihat siapapun di sekelilingku, selain sebuah pratima Hanuman yang selalu kulihat setiap hari. Ada sesuatu yang menarikku untuk selalu datang dan mendekatiNya, tapi aku tidak pernah mendengarNya berbicara padaku. Berada di dekatNya, aku dapat merasakan pancaran semangatNya yang membara. Semangat yang penuh daya juang dengan bendera kemenangan yang berkibar di tangannya. “Kau menanggilku?” kataku lirih. “Iya, aku memanggilmu. Sebenarnya sudah lama, tetapi kau tak pernah membuka dirimu untuk mendengar panggilanKu.” Hanuman - Pavana Kumar Aku hanya terdiam, menatapNya denga terpana, tak mengerti apa yang sedang terjadi dengan diri ini. Ma...

Total Sukses Mozaik VIII: Decision – Pengambilan Keputusan

Gambar
  Pengambilan keputusan merupakan sebuah kemampuan yang sangat penting bagi seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang tidak berani mengambil keputusan hanya karena takut berbeda dari orang lain, hanya karena takut jika idenya ditolak tidak akan pernah mengalami kemajuan yang berarti dalam hidup. Kehidupan adalah milik segelintir pemberani yang mau mengambil resiko, serta bertanggung jawab penuh atas keputusan yang sudah diambil. Status quo tidak akan membawa kita kemana-mana, kita akan berjalan di tempat dan berhalusinasi seolah kita sedang berjalan, PADAHAL TIDAK. Decision Making Sebuah kutipan menarik dari William James kiranya patut dijadikan sebuah renungan: “There is no miserable human being, than one in whom nothing is habitual but indecision.” Tak seorang pun lebih sengsara daripada dia yang sulit mengambil keputusan. Selain itu, kata-kata Emerson berikut juga sangat menarik untuk diresapi maknanya dan dijadikan panduan dalam mengambil keputusan dalam hidup. “Once y...

Total Sukses Mozaik VII: Applied Faith

Gambar
You can do it, if you think you can. Kau dapat melakukannya bila kau yakin kau mampu melakukannya. (Anand Krishna, Total Sukses, pp. 128) Sekali lagi, kita bicara soal keyakinan. Ia yang tidak pernah meyakini dirinya mampu untuk mencapai sesuatu tidak akan mencapai apapun dalam hidup. Keyakinan harus kita tumbuhkan sendiri di bawah telapak kaki kita. Tidak ada yang bisa membantu kita untuk itu, tetapi hal itu bisa didukung dengan berada dalam lingkungan pergaulan yang tepat. Ada perbedaan mendasar antara kepercayaan dan keyakinan; kepercayaan masih dapat mengalami pasang naik dan pasang surut, sangat tergantung dengan kondisi di luar diri kita. Sementara keyakinan itu pasti dan tak dapat digoyahkan oleh apapun dan siapapun. **************************** Aku ingin pergi dan meninggalkan semuanya, pergi sejauh mungkin darimu. Menghapus semua kenangan yang pernah ada di antara kita. Bagiku, ini adalah jalan yang terbaik dan akupun tidak ingin dihubungi lagi olehmu. Aku tidak in...

Total Sukses Mozaik VI: Mastermind – Keahlian yang Menunjang Niat

Gambar
“Mastermind adalah keahlian untuk menunjang niat yang kuat. Tanpa keahlian, sekuat apapun niat kita, tidak cukup.” (Anand Krishna, Total Sukses, pp. 116)   Dalam hidup, jika kita tidak memiliki keahlian untuk mencapai tujuan kita, maka kita bisa belajar dari orang lain atau sebuah situasi. Secara umum, ada 3 sumber utama yang bisa kita dekati untuk menambah keahlian diri: “ Pertama, para ahli yang sudah berhasil . Bukan sembarang ahli, tetapi ahli yang berhasil. Bukan hanya kaya saja, tetapi orang kaya yang bahagia, tenang, mandiri dan tidak takut” (Anand Krishna, Total Sukses, pp. 118). Kedua adalah karya tulis. “Buku bisa menjadi guru, maka pilihlah buku-buku yang sesuai dengan apa yang menjadi niat anda. Jangan membaca sembarang buku, karena buku adalah makanan bagi jiwa” (Anand Krishna, Total Sukses, pp. 121-122). Ketiga adalah kitab alam. Alam ini adalah universitas kehidupan. Kita bisa belajar apapun dari alam selama kita mau membuka diri dan siap untuk berubah s...